Kalimas Ramadhan

Senin, 07 Mei 2012

Chat Box

today we’re going to talk about how to add nice and cool chat box to blogger blogs. do you have a blog?
I’ll bet you do.
whatever your blog talking about.
you will need to add a chat box. to connect people. that’s why you build your blog. right?
the box that we going to use it here presented by cbox.ws.
I guess you saw the chat box before at many blogspot blogs.
and here is an image tells you how it looks.
Description: chat box sample
now lets start.
1 : go to cbox.ws or Click here
 (It will open in a new window )
click on “sign up” link.
then you’ll see a form.
fill it and choose the style you like. there is 12 different styles.
then check on “I have read and agree to the Cbox terms and conditions of service” box.
and click creat my box.
if every thing is fine. you’ll see theis message.
“Cbox Created!
Your Cbox, adfasfsdf, was created successfully.
You can now log in to your Cbox control ……………”
and you are now ready to take your chat box code and add it to your blog.
1 : log in to your account at cbox.ws by the user name and password that you’ve just created.
once you loged in you’ll be at your Control Panel Home.
you’ll see top horizontal menu contains 5 links.
Publish! : we’ll talk about it later.
Look & Feel:here you can manage your chat box style. like layout options, style gallery, edit style, or edit css.
Options:here you can adjust your posting options, date options, smiles and filtering options.
Users & Access: manage your users and access.
Messagesyou can check your messages here.
first thing you’ll do is customizing your chat box look.by navigating throw
Look & Feel
links.
and here is some styles for the box.
Description: blogger chat box style
after that. we’ll back to Publish! link.
Publish!: here you’ll find the code that you will need it at your blogger account.
find ” I’m installing on: ” and choose “blogger”. then follow the next steps.
Step 1: Get your code. select all and copy it.
Step 2: log in to your blogger account, go to layout section.and click add new element at your template sidebar where you want to add the box. choos html / jave.
Step 3: past the chatbox code. and click save.
and you are done.
here is a demo blog,Click here (It will open in a new window ) show you the box live and running.
if you faced any problem. please leave your comment here.

Drop Down

One of the most convenient way to display huge lists of links, like BlogRoll or favorite sites etc. is using a drop down menu. It looks like this:
Top of Form
     
Bottom of Form


The tool is very useful for webmasters and bloggers, and equally simple is the coding required to put it on your blog/web site.

Follow these simple steps, to add a Drop-Down menu to your blog:
Log in to Blogger, go to "Layout" section, then click on "Add a Gadget", and select it as "HTML/JavaScript"
Now put this code in to it:

<form><select name="menu" onchange="window.open(this.options[this.selectedIndex].value,'_blank')"
size=1 name=menu>

<option>- 
Your Title - </option>

<!-- change the links with your own -->
<option value="http://yourlink.com">Title One</option>
<option value="http://yourlink.com">Title second</option>
<option value="http://yourlink.com">Title Third</option>
<option value="http://bloggerstop.net">Blogger Widgets</option>
</select></form>
Replace the blue and red parts of the code, as per your requirements !

Search Engine

Tentu  kita semua sudah tahu apa itu Search Engine (hari gini gak tahu apa itu search engine? cape' deeh...). Search Engine adalah ... bla.. bla..bla.. dst.
Saat ini Search Engine tidak bisa dipisahkan dalam dunia internet. Dengan Search Engine kita bisa mencari tahu tentang suatu hal yang kita inginkan sesuai dengan keyword yang kita ketikkan dan juga bla.bla..bla..... udah ah penjelasannya, yang mau dibahas disini adalah bagaimana caranya membuat search engine di blogger . Caranya sangat mudah, yaitu:

1. Login ke blogger terus klik Layout terus pilih page elements nha disitu kan banyak tulisan Add a page elements klik link tersebut dan sesuaikan dimana tempatnya menaruh search engine
2. kemudian pada layar baru yang muncul pilih HTML/Javascriptkemudian copy/paste script/kode berikut ini di dalam kolom content.

<form action="http://
nama-blogmu.blogspot.com/search"
method="get"> <input class="textinput" name="q" size="
30" type="text"/> <input value="search" class="buttonsubmit" name="submit" type="submit"/></form>

Ganti 
nama-blogmu dengan nama blog kamu. Aangka 30menunjukkan panjang kotak (text box) semakin banyak angkanya maka semakin panjang textbox-nya

Rabu, 02 Mei 2012

Manajemen Motivasi


Motivasi merupakan kegiatan yang berakibat, menyalurkan, dan memelihara perilakumanusia.


Motivasi adalah subyek yang membingungkan karena motifnya tidak dapatdiamatisecara lansung, tapi dapat disimpulkan dari perilaku individu. Manajer perlu memahami jenis –  jenis perilaku tertentu agar dapat mempengaruhi karyawan bekerja sesuai keinginan organisasi,karena organisasi dapat mencapai tujuannya melalui orang lain (karyawan).Faktor yang berpengaruh (selain motivasi) terhadap prestasi seseorang adalah kemepuanindividu dan kesadaran perilaku yang dilakukan untuk mencapai prestasi yang tinggi (persepsikemampuan). 3 faktor tersebut saling berkaitan, jika salah satunya bernilai rendah akan berpengaruh pada tingkat prestasi.Banyak istilah yang digunakan untuk menyebut motifavi, antara lain kebutuhan, desakan,dorongan, dll. Istilah motivasi diartikan keadaan pribadi seseorang yang mendorong keinginanuntuk mewujudkan perbuatan demi kepuasan dirinya. Berikut ini adalah beberapa pengembangan berbagai teori dan konsep motivasi.



BerbagaipandangantentangMotivasidalamOrganisasi
 Pandangan manajer yang berbeda tentang masing - masing model dalah penentukeberhasilan dalam mengelola karyawan. Berikut adalah perbandingan 3 teori / model.


Model Tradisional (F. Taylor dan aliran manajemen)
Manajer menetukan bagaimana pekerjaan – pekerjaan yang harus dilakukan danmenggunakan insentif sebagai motivator. Pandangan ini menganggap bahwa para pekerja malasdan hanya dapat dimotivasi dengan uang. Tapi dalam beberapa kasus konsep ini cukup karenasejalan dengan efisiensi meningkat, kebutuhan karyawan dapat dipangkas. PHK menjadi biasadan pekerja akan mencari jaminan kerja daripada kenaikan gaji yang kecil dan sementara.
 Model Hubungan Manusiawi (Elton Mayo)
Kontak sosial antara karyawandengan pekerjaannya sangat penting. Pengulanganrutinitas adalah salah satu dari beberapafaktor pengurang motivasi. Elton Mayo percaya bahwamanajer dapat memotivasi bawahannya melalui pemenuhan kebutuhan sosial mereka danmembuat mereka berguna. Sebagai hasil, karyawan diberi kebebasan sendiri dalam pekerjaannya. Perhatian lebih tentang perhatian manajer dan operasi organisasi ditujukan padakelompok – kelompok kerja organisasi informal.
Model Sumber Daya Manusia (Mc. Gregor & Maslow)
Para peneliti, seperti Argyris dan Linkert mengkritiki model hubungan mnusiawi danmengemukakan pendekatan yang lebih bervariasi. Model ini berisi bahwa karyawan termotivasioleh banyak faktor, tidak hanya uang dan kepuasan tapi kebutuhan berprestasi dan memperoleh pekerjaan yang baik. Alasannya adalah banyak orang dimotivasi untuk melakukan pekerjaansecara baik dan mereka tidak otomatis menilai bahwa pekerjaan itu menyenangkan dan jugakaryawan menyukai pemenuhan kepuasan dari suatu prestasi. Jadi, para karyawan bisa diberitanggung jawab yang lebih besar untuk membuat keputusan dan pelaksanaan tugas – tugas


Manajemen Konflik

 Manajemen Konflik

Kondisi terjadinya ketidakcocokan antar nilai atau tujuan-tujuan yang ingin dicapai, baik yang ada dalam diri individu maupun dalam hubungannya dengan orang lain. Kondisi yang telah dikemukakan tersebut dapat mengganggu bahkan menghambat tercapainya emosi atau stres yang mempengaruhi efisiensi dan produktivitas kerja.


Ciri-ciri Konflik adalah :
  1.  Setidak-tidaknya ada dua pihak secara perseorangan maupun kelompok yang terlibat dalam suatu interaksi yang saling bertentangan.
  2.  Paling tidak timbul pertentangan antara dua pihak secara perseorangan maupun kelompok dalam mencapai tujuan, memainkan peran dan ambigius atau adanya nilai-nilai atau norma yang saling berlawanan.
  3. Munculnya interaksi yang seringkali ditandai oleh gejala-gejala perilaku yang direncanakan untuk saling meniadakan, mengurangi, dan menekan terhadap pihak lain agar dapat memperoleh keuntungan seperti: status, jabatan, tanggung jawab, pemenuhan berbagai macam kebutuhan fisik: sandang- pangan, materi dan kesejahteraan atau tunjangan-tunjangan tertentu: mobil, rumah, bonus, atau pemenuhan kebutuhan sosio-psikologis seperti: rasa aman, kepercayaan diri, kasih, penghargaan dan aktualisasi diri. 
  4. Munculnya tindakan yang saling berhadap-hadapan sebagai akibat pertentangan yang berlarut-larut.
  5. Munculnya ketidakseimbangan akibat dari usaha masing-masing pihak yang terkait dengan kedudukan, status sosial, pangkat, golongan, kewibawaan, kekuasaan, harga diri, prestise dan sebagainya.


  Tahapan-Tahapan Perkembangan kearah terjadinya Konflik : 
  1. Konflik masih tersembunyi (laten) Berbagai macam kondisi emosional yang dirasakan sebagai hal yang biasa dan tidak dipersoalkan sebagai hal yang mengganggu dirinya. 
  2. Konflik yang mendahului (antecedent condition) Tahap perubahan dari apa yang dirasakan secara tersembunyi yang belum mengganggu dirinya, kelompok atau organisasi secara keseluruhan, seperti timbulnya tujuan dan nilai yang berbeda, perbedaan peran dan sebagainya. 
  3. Konflik yang dapat diamati (perceived conflicts) dan konflik yang dapat dirasakan (felt conflict) Muncul sebagai akibat antecedent condition yang tidak terselesaikan. 
  4. Konflik terlihat secara terwujud dalam perilaku (manifest behavior) Upaya untuk mengantisipasi timbulnya konflik dan sebab serta akibat yang ditimbulkannya; individu, kelompok atau organisasi cenderung melakukan berbagai mekanisme pertahanan diri melalui perilaku. 
  5. Penyelesaian atau tekanan konflik Pada tahap ini, ada dua tindakan yang perlu diambil terhadap suatu konflik, yaitu penyelesaian konflik dengan berbagai strategi atau sebaliknya malah ditekan. 6. Akibat penyelesaian konflik Jika konflik diselesaikan dengan efektif dengan strategi yang tepat maka dapat memberikan kepuasan dan dampak positif bagi semua pihak. Sebaliknya bila tidak, maka bisa berdampak negatif terhadap kedua belah pihak sehingga mempengaruhi produkivitas kerja.


 Sumber-Sumber Konflik : 
 A. Konflik yang berkaitan dengan tujuan yang hendak dicapai (goal conflict) Ada tiga jenis konflik yang berkaitan dengan tujuan yang hendak dicapai (goal conflict), yaitu:
  1. Approach-approach conflict, dimana orang didorong untuk melakukan pendekatan positif terhadap            dua persoalan atau lebih, tetapi tujuan-tujuan yang dicapai saling terpisah satu sama lain. 
  2. Approach-Avoidance Conflict, dimana orang didorong untuk melakukan pendekatan terhadap persoalan-persoalan yang mengacu pada satu tujuandan pada waktu yang sama didorong untuk melakukan terhadap persoalan-persoalan tersebut dan tujuannya dapat mengandung nilai positif dan negatif bagi orang yang mengalami konflik tersebut.
  3. Avoidance-Avoidance Conflict, dimana orang didorong untuk menghindari dua atau lebih hal yang negatif tetapi tujuan-tujuan yang dicapai saling terpisah satu sama lain. Dalam hal ini, approach-approach conflict merupakan jenis konflik yang mempunyai resiko paling kecil dan mudah diatasi, serta akibatnya tidak begitu fatal.
 B. Konflik yang berkaitan dengan peran dan ambigius Di dalam organisasi, konflik seringkali terjadi karena adanya perbedaan peran dan ambigius dalam tugas dan tanggung jawab terhadap sikap-sikap, nilai-nilai dan harapan-harapan yang telah ditetapkan dalam suatu organisasi.
Hasil penyelidikan kepustakaan mengenai konflik peran dalam organisasi, yang dicatat melalui indikasi-indikasi yang dipengaruhi oleh empat variabel pokok yaitu : 
  1. Mempunyai kesadaran akan terjadinya konflik peran.
  2. Menerima kondisi dan situasi bila muncul konflik yang bisa membuat tekanan-tekanan dalam pekerjaan.
  3. Memiliki kemampuan untuk mentolelir stres. 
  4. Memperkuat sikap/sifat pribadi lebih tahan dalam menghadapi konflik yang muncul dalam organisasi. ada beberapa faktor yang mendasari munculnya konflik antar pribadi dalam organisasi misalnya adanya: 
  • Pemecahan masalah secara sederhana. Fokusnya tertuju pada penyelesaian masalah dan orang-orangnya tidak mendapatkan perhatian utama.
  • Penyesuaian/kompromi. Kedua pihak bersedia saling memberi dan menerima, namun tidak selalu langsung tertuju pada masalah yang sebenarnya. Waspadailah masalah emosi yang tidak pernah disampaikan kepada manajer. Kadang-kadang kedua pihak tetap tidak puas. 
  • Tidak sepakat. Tingkat konflik ini ditandai dengan pendapat yang diperdebatkan. Mengambil sikap menjaga jarak. Sebagai manajer, manajer perlu memanfaatkan dan menunjukkan aspek-aspek yang sehat dari ketidaksepakatan tanpa membiarkan adanya perpecahan dalam kelompok.
  • Kalah/menang. Ini adalah ketidaksepakatan yang disertai sikap bersaing yang amat kuat. Pada tingkat ini, sering kali pendapat dan gagasan orang lain kurang dihargai. Sebagian di antaranya akan melakukan berbagai macam cara untuk memenangkan pertarungan. 
  • Pertarungan/penerbangan. Ini adalah konflik “penembak misterius”. Orang-orang yang terlibat di dalamnya saling menembak dari jarak dekat kemudian mundur untuk menyelamatkan diri. Bila amarah meledak, emosi pun menguasai akal sehat. Orang-orang saling berselisih.
  • Keras kepala. Ini adalah mentalitas “dengan caraku atau tidak sama sekali”. Satu-satunya kasih karunia yang menyelamatkan dalam konflik ini adalah karena biasanya hal ini tetap mengacu pada pemikiran yang logis. Meskipun demikian, tidak ada kompromi sehingga tidak ada penyelesaian.
  • Penyangkalan. Ini adalah salah satu jenis konflik yang paling sulit diatasi karena tidak ada komunikasi secara terbuka dan terus-terang. Konflik hanya dipendam. Konflik yang tidak bisa diungkapkan adalah konflik yang tidak bisa diselesaikan.

Rabu, 11 April 2012

Bagan dan Istilah stuktur

Penjelasan Stuktur Hotel Melawai
Direksi adalah Pemegang saham pada sebuah perusahaan.
Gendral Manager adalah bertanggungjawab untuk semua kawasan eksekutif yang mempunyai tanggungjawab secara keseluruhan untuk mengurus-kan kedua-dua hasil dan elemen-elemen kos penyata pendapatan syarikat untuk perancanganyang berkesan, mewakilkan, menyelaras,perjawatan, menyusun, dan membuat keputusan untuk mencapai keuntungan wajar membuat keputusan untuk sesebuah organisasi Ini sering dirujuk sebagai tanggungjawab untung rugi (P & L).
Manager Front Office adalah perniagaan yang merujuk kepada jabatan sebuah syarikatyang bersentuhan dengan pelanggan, termasuk pemasaran, jualan, dan jabatan-jabatanperkhidmatan.
Manager Restaurant adalah profesion menguruskan sebuah restoran.
Manager House Kipping adalah mempunyai tugas mengarah kakitangan pengemasan dalam pekerjaan mereka, memastikan tugas pembersihan mereka dicapai dengan cara yang tepat pada masanya dan teratur.
Manager Engineering adalah cabang teknik yang berfokus pada optimalisasi proses kompleks atau sistem. Hal ini berkaitan dengan, peningkatan pelaksanaan pembangunan, dan evaluasi sistem terpadu orang, uang, pengetahuan, informasi, peralatan, energi, bahan dan / atau proses.
Manager Human Resource Development adalah himpunan individu yang membentuk tenaga kerja dari sebuah organisasi, sektor bisnis atau ekonomi.
Manager Security adalah bidang yang luas dari manajemen yang terkait dengan manajemen aset, keamanan fisik dan fungsi sumber daya manusia keselamatan.
Supervaisor Front adalah bertanggung jawab atas produktivitas dan tindakan sekelompok kecil karyawan termasuk pemasaran, jualan dll.
Supervaisor Restaurant adalah bertanggung jawab atas produktivitas dan tindakan sekelompok kecil karyawan di bidang restoran dan masakan.
Supervaisor House Kipping adalah bertanggung jawab atas produktivitas tugas pembersihan .
Supervaisor Engineering adalah bertanggung jawab atas produktivitas peningkatan pelaksanaan pembangunan.
Staff Human Resource Development adalah bertanggung jawab atas produktivitas organisasi, sektor bisnis atau ekonomi.
Supervaisor Security adalah bertanggung jawab atas produktivitas atas pengamanan dan ketertban lingkungan perusahaan.
Pekerja Front adalah proses pengumpulan informasi mengenai suatu pekerjaan yang dilakukan oleh seorang pekerja yang dilaksanakan dengan cara mengamati tentang pelanggan, termasuk pemasaran, jualan, dan jabatan-jabatanperkhidmatan.
Pekerja Restaurant adalah proses pengumpulan informasi mengenai suatu pekerjaan yang dilakukan oleh seorang pekerja yang dilaksanakan dengan cara mengamati tentang restoran dan masakan.
Pekerja House Kipping adalah proses pengumpulan informasi mengenai suatu pekerjaan yang dilakukan oleh seorang pekerja yang dilaksanakan dengan cara mengamati kebersihan pada di setiap ruangan di perusahaan.
Pekerja Engineering adalah proses pengumpulan informasi mengenai suatu pekerjaan yang dilakukan oleh seorang pekerja yang dilaksanakan dengan cara mengamati, peningkatan pelaksanaan pembangunan, dan evaluasi sistem terpadu orang, uang, pengetahuan, informasi, peralatan, energi, bahan dan / atau proses.
Pekerja Human Resource Development adalah proses pengumpulan informasi mengenai suatu pekerjaan yang dilakukan oleh seorang pekerja yang dilaksanakan dengan cara mengamati organisasi, sektor bisnis atau ekonomi.
Security adalah tingkat proteksi terhadap bahaya, kerusakan, kehilangan, dan kejahatan. Keamanan sebagai bentuk perlindungan struktur dan proses yang memberikan atau meningkatkan keamanan sebagai suatu kondisi.

Rabu, 14 Maret 2012

SOFSKILL 2



Sebagai kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui orang lain prosesnya itu seperti insitut/orang-orang yang melakukan kegiatan atau proses kegiatan di setiap harinya.

suatu proses khas yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya,serta kegiatan pelaksanaan usaha memimpin dan menunjukkan arah penyelenggaraan tugas suatu organisasi di dalam mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan.

1.  Kelompok Formal
Merupakan kelompok yang didefinisikan oleh struktur organisasi dengan penentuan tugas berdasarkan penunjukan penugasan kerja. Dalam kelompok formal, perilaku yang harus dianut oleh seseorang ditetapkan dan diarahkan menuju tujuan-tujuan organisasi.
2. Kelompok Informal
Merupakan perhimpunan yang tidak terstruktur secara formal maupun secara organisasional. Kelompok ini adalah formasi-formasi alami dalam lingkungan kerja yang timbul sebagai respons terhadap kebutuhan akan kontak social.




Formal memiliki
         - Hubungan otoritasnya
- Kekuasaan
- Akuntabilitas dan tanggung jawab
- Bentuk-bentuk saluran
- Melalui apa komunikasi berlangsung
- Menunjukan tugas-tugas terspesifikasi bagi masing-masing anggotanya.


Infomal memiliki
-          Hubungan didalamnya lebih bersifat spontan dan tidak terorganisasi
-          Tidak dapat pemimpin
-          Tidak bertitik tolak pada pengendalian manajemen